masih segar di hidungku, aroma tubuhmu yang dulu selalu memabukkanku
masih hangat terasa pelukmu saat hujan terakhir di kota kita
masih saja namamu yang selalu kupanggil
masih saja kamu mengisi dimensi hidupku
masih, masih dan masih
masih..
rasa ini masih, sayang..
cinta ini belum habis, sayang..
aku masih melihatmu di sekitarku, di langit, di depan rumahmu, di
halaman sekolahku
itu kamu, aku tidak mungkin lupa denganmu, sekalipun dalam hidupku,
tidak akan pernah lupa
aku masih mencium aromamu, dimanapun kakiku berpijak
mungkin itu parfummu yang belum hilang karena terlalu sering kamu
memelukku
kasih ini belum pergi, sayang ini belum hilang, pacarku tetap kamu,
cintaku tetap kamu, tidak ada yang lain selain kamu
sayang..
masih ingatkah kamu ketika pertama kali kamu mencium keningku?
masih ingatkah kamu ketika kita hujan-hujanan berdua?
masih ingatkah kamu ketika aku memelukmu karena suster ngesot palsu
itu mendekatiku?
masih ingatkah kamu ketika aku menangis di pelukanmu karena sedang
datang bulan?
sayang..
masih ingatkah kamu ketika kita mencari lokasi untuk foto album
kenangan?
"di sini nanti kita akan foto pre wedding sayang"
kamu berkata seperti itu dan aku memelukmu..
sayang..
bagaimana kabarmu di rumah Tuhan?
apa kamu mengkhianatiku dengan menikahi bidadari surga?
jika itu membuatmu bahagia, aku tak kuasa untuk menolaknya
hari ini, tepat 5 tahun kepergianmu
rasaku tidak berubah sedikitpun
aku galau
jika aku tidak membuka hatiku untuk laki* lain, bagaimana aku bisa
mewujudkan harapan kita untuk memiliki anak* yang menyenangkan?
bagaimana aku bisa merasakan yang telah disunahkan Rasulku?
sayang, sepi tanpa kamu
sangat sepi
pernah berfikir untuk menyusulmu, tapi aku bingung, surga mana yang
kamu tempati?
sayang, aku masih mencintaiku
kamu, kembali ke bumi atau izinkan aku mencintai laki* lain?

Post a Comment