0
Masih jelas di mataku, kamu yang dulu begitu mencintaiku

masih segar di hidungku, aroma tubuhmu yang dulu selalu memabukkanku

masih hangat terasa pelukmu saat hujan terakhir di kota kita

masih saja namamu yang selalu kupanggil

masih saja kamu mengisi dimensi hidupku

masih, masih dan masih

masih..

rasa ini masih, sayang..

cinta ini belum habis, sayang..

aku masih melihatmu di sekitarku, di langit, di depan rumahmu, di

halaman sekolahku

itu kamu, aku tidak mungkin lupa denganmu, sekalipun dalam hidupku,

tidak akan pernah lupa

aku masih mencium aromamu, dimanapun kakiku berpijak

mungkin itu parfummu yang belum hilang karena terlalu sering kamu

memelukku

kasih ini belum pergi, sayang ini belum hilang, pacarku tetap kamu,

cintaku tetap kamu, tidak ada yang lain selain kamu

sayang..

masih ingatkah kamu ketika pertama kali kamu mencium keningku?

masih ingatkah kamu ketika kita hujan-hujanan berdua?

masih ingatkah kamu ketika aku memelukmu karena suster ngesot palsu

itu mendekatiku?

masih ingatkah kamu ketika aku menangis di pelukanmu karena sedang

datang bulan?

sayang..

masih ingatkah kamu ketika kita mencari lokasi untuk foto album

kenangan?

"di sini nanti kita akan foto pre wedding sayang"

kamu berkata seperti itu dan aku memelukmu..

sayang..

bagaimana kabarmu di rumah Tuhan?

apa kamu mengkhianatiku dengan menikahi bidadari surga?

jika itu membuatmu bahagia, aku tak kuasa untuk menolaknya

hari ini, tepat 5 tahun kepergianmu

rasaku tidak berubah sedikitpun

aku galau

jika aku tidak membuka hatiku untuk laki* lain, bagaimana aku bisa

mewujudkan harapan kita untuk memiliki anak* yang menyenangkan?

bagaimana aku bisa merasakan yang telah disunahkan Rasulku?

sayang, sepi tanpa kamu

sangat sepi

pernah berfikir untuk menyusulmu, tapi aku bingung, surga mana yang

kamu tempati?

sayang, aku masih mencintaiku

kamu, kembali ke bumi atau izinkan aku mencintai laki* lain?


Post a Comment

 
Top